Guru MAN Salatiga, Meraih Juara 1 Guru Madrasah Berprestasi Tingkat Nasional 2016

tglpost 2017-03-02 tukangpost M. Waston A, M.Pd ketegori Pendidikan

Proses panjang dan melelahkan yang dilalui dalam proses seleksi Guru Madrasah Berprestasi, tidak menyurutkan semangat peserta. Propinsi Jawa Tengah menyelenggarakan seleksi Provinsi di Wahid Hotel Salatiga, pada tanggal 18 – 21 Agustus 2016. Tahapan proses seleksi, peserta diwajibkan mengumpulkan portofolio dan KaryaTulisI lmiah, kemudian dilakukan presentasi dan wawancara untuk menentukan yang terbaik di Provinsi Jawa Tengah. 9 kategori yang terbaik kemudian berkas portofolio dan KTI nya dikirim ke panitia pusat.

Kompetisi Pengawas, Kepala, Guru Madrasah Berprestasi Kementerian Agama 2016 dimulai dari proses seleksi pada setia propinsi di Indonesia. Ada 9 kategori, Pengawas, Kepala RA, Kepala MI, Kepala MTs, Kepala MA, Guru RA, Guru MI, Guru MTs, Guru MA. Terbaik pertama dari 9 kategori tersebut berkas portofolio dan KaryaTulis Ilmiahnya dikirim ke Jakarta untuk diseleksi, kemudian 5 besar dari setiap kategori menerima visitasi dan verifikasi dari Tim Juripusat, yang mendatangi kesetiap satuan kerja di wilayah propinsi masing masing. Setelah proses verifikasi selesai masing masing diundang ke Jakarta untuk presentasi dan wawancara.

Proses presentasi dan wawancara untuk finalis atau 5 besar Nasional, dimulai dari tanggal 12 – 14 Oktober 2016, di Hotel Whiz Prime Bogor.

Proses penuh tantangan ini, membuahkan hasil. Ameliasari Tauresia Kesuma, SE, M.Pd, guru Ekonomi/Akuntansi MAN Salatiga, meraih juara 1 Lomba Guru Madrasah Berprestasi tingkat nasional, mengalahkan guru guru Masrasah Aliyah dari 34 propinsi di seluruh Indonesia.

Kali ini dalam karya tulis Ilmiahnya Ameliasari, mengungkapkan penemuan media pembelajaran yang sudah dikembangkannya sejak tahun 2009. Mengenal transaksi dan mencatatkannya di jurnal umum adalah satu materi pelajaran yang sulit bagi siswanya, padahal kedua materi tersebut adalah materi kunci yang harus dikuasai oleh siswanya, untuk mencapai kompetensi dasar yang diharapkan, yaitu menguasai siklus akuntansi usaha dagang. Jika dua materi tersebut siswa tidak memahami maka, untuk melanjutkan ketahap siklus berikutnya siswa akan kesulitan. Olehkarenanya, berbagai cara dilakukan oleh Amelia, dari membuat media accounting game, meminta siswanya pergi kepasar, melihat proses transaksi usaha dagang yang terjadi, membuat visualisasi konsep, hingga puncaknya membuat media Trade Game. Media ini lebih efektif dari cara cara sebelumnya karena, transaksi yang terjadi lengkap. Media Trade Game dibuat berdasar pada permainan monopoli, namun bedanya adalah, yang mereka beli dan jual adalah toko atau usaha dagang, tidak ada kotak dana umum dan kesempatan tetapi kotak pandora box. Dalam pandora box terdapat kartu kartu berisi transaksi yang terjadi pada semua toko dan usaha dagang yang ada, ditambah retur pembelian, retur penjualan, berbagai beban yang timbul dan semua transaksi yang mungkin terjadi pada usaha dagang

Pada portofolio dan proses wawancara, Amelia harus bisa mempertanggung jawabkan semua kegiatan mengajarnya di MAN Salatiga selama 7 tahun dengan dasar aturan dan dasar ilmiah yang jelas.

Demikianlah, prestasi yang dicapai sekarang ini, sebenarnya merupakan pembelajaran penting bagi kehidupan mengajarnya. Amelia membagi waktunya untuk belajar dan menulis pada pukul 2 malam, setelah semua tugas sebagai ibu selesai.

Belajar sepanjang hayat, kerja keras, dan berubah menjadi lebih baik, adalah prinsip hidupnya


Print BeritaPrint PDFPDF

Berita Lainnya


Silahkan Tinggalkan Komentar


Nama *
Email * Tidak akan diterbitkan
Url  masukkan tanpa Http:// contoh :www.roomantik.com
Komentar *
security image
 Masukkan kode diatas
 

Ada 0 komentar untuk berita ini




www.m-edukasi.web.id blog guru